KAHAYAN KUALA, 11 Agustus 2026 – Dalam upaya berkelanjutan meningkatkan mutu tata kelola sekolah dan kualitas pembelajaran di kelas, Komunitas Belajar (Kombel) "Smansayanla Harati" SMAN 1 Kahayan Kuala menggelar kegiatan Supervisi dan Workshop pada Selasa (11/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang multimedia sekolah ini diikuti oleh seluruh dewan guru dan kepala sekolah dengan penuh antusias.
Workshop dan supervisi ini menghadirkan agenda padat yang berfokus pada digitalisasi pembelajaran, evaluasi mutu, serta penguatan sistem penjaminan mutu sekolah.
4 Agenda Utama Kegiatan Supervisi & Workshop
1. Pemanfaatan Platform Kelas Digital "Huma Betang"
Sesi pertama berfokus pada penguatan digitalisasi pembelajaran. Seluruh pendidik diajak untuk mengoptimalkan pemanfaatan platform Kelas Digital Huma Betang—inovasi pembelajaran digital khas Kalimantan Tengah. Melalui materi ini, guru dilatih menyusun modul ajar interaktif, mengelola kelas virtual, serta memanfaatkan fitur asesmen digital agar proses belajar di kelas menjadi lebih adaptif, menarik, dan berpusat pada siswa.
2. Pendampingan Pengisian Sulingjar 2026
Menghadapi pelaksanaan Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) Tahun 2026, kegiatan ini memberikan panduan langsung bagi Kepala Sekolah dan para Guru dalam melakukan pengisian instrumen secara akurat dan objektif. Pengisian Sulingjar yang tepat sangat krusial karena menjadi basis evaluasi potret lingkungan belajar sekolah pada Rapor Pendidikan.
3. Review dan Cek VMT dalam Dokumen KSP
Peserta kegiatan juga melakukan peninjauan kembali terhadap penyelarasan Visi, Misi, dan Tujuan (VMT) yang tertuang dalam dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) SMAN 1 Kahayan Kuala. Cek VMT ini bertujuan memastikan bahwa setiap program pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler yang direncanakan benar-benar berdampak langsung pada pencapaian profil pelajar serta karakter siswa.
4. Sosialisasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI)
Puncak kegiatan diisi dengan paparan materi dan sosialisasi mengenai Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang disampaikan langsung oleh Bapak Made Pujangga, M.Pd., selaku Koordinator Pengawas (Koorwas) Dikmensus Disdik Provinsi Kalimantan Tengah Wilayah Kabupaten Pulang Pisau sekaligus Pengawas Pembina SMAN 1 Kahayan Kuala.
Dalam arahannya, Bapak Made Pujangga, M.Pd. menekankan pentingnya siklus penjaminan mutu secara konsisten—mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga perbaikan berkelanjutan. "Mutu sekolah tidak tercipta secara kebetulan, melainkan hasil dari sistem yang terencana, terukur, dan dijalankan bersama oleh seluruh warga sekolah," tegas beliau.
Melalui kegiatan Supervisi dan Workshop yang diinisiasi oleh Kombel Smansayanla Harati ini, SMAN 1 Kahayan Kuala mempertegas komitmennya untuk terus bergerak maju, adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan, serta konsisten menjaga standar mutu demi melahirkan generasi unggul dan berkarakter di Kabupaten Pulang Pisau. IFZ